 |
 |
Siapa orangnya yang tidak senang dengan keterjebakan. Apalagi jika terjebak dalam kehinaan. Oleh karena itu, Misykah edisi iini berupaya mengingatkan Anda dan tentunya kami secara pribadi untuk terhindar dari keterjebakan tersebut.
Dusta adalah salah satunya. Memang dusta adalah dosa kecil, tetapi ia bisa membengkak takterkendalikan. Karena untuk meyakinkan orang lain dengan “dusta” kita haruslah dengan dusta pula. Hingga wajar jika dusta dikatakan sebagai biangnya maksiat.
|
 |
|
 |
 |
|
 |
|
 |
 |
 |
Misykah diterbitkan Jurn@listik SMA PGII 1
Pembina: Mardi Wibowo, S.S. Dini Asti, S.Pd.
Ketua Umum: Indria, Pemred: Isna
Staf Redaksi: Adha, Langgeng, Alitta, Popon, Agung, Imam, Aulia, Agnia Layout: Abusalma, Sirkulasi: Selvy, Denny, Wahid, Dll Alamat Redaksi: Jln. Panatayuda No. 2 Bandung Telp. 022-2500604 |
 |
|
 |
|
|
 |
 |
TODAY: Rabu, 08 September 2010 |
Edisi: 5/IV/2008 |
| |
 |
|
|
Taubat adalah Wajib atas Setiap DosaImam An Nawawi dalam bukunya Riyadhush Shalihin berkata, Taubat adalah wajib atas setiap dosa.Bila dosa itu berhubungan dengan Allah, syaratnya ada tiga. Pertama, tinggalkan dosa-dosa tersebut. Kedua, menyesal atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Ketiga, bertekad untuk tidak mengulagi lagi. Tetapi, bila dosa-dosa tersebut besifat sosial, ditambah satu syarat lagi, hendaklah menyelesaikannya secara sosial, dengan mengembalikan hak-haknya jika berupa harta, atau minta maaf jika berupa ghibah atau sikap yang menyakitkan hatinya. |
| |
|
|
|
 |
| |
|
|
|
 |
|